ARTI SEBUAH TULISAN

Image

Dalam benak beberapa orang sering muncul pertanyaan tentang: Apa itu tulisan? Apa sebenarnya makna dari tulisan? Kenapa harus menulis? Apakah penting untuk menulis? Kenapa  manusia harus menulis? padahal sejak manusia berumur 5 tahun atau ketika manusia pertama kali menginjakkan kaki di dunia pendidikan, manusia telah mengenal tentang tulisan. Manusia pastinya akan mengenal 2 pelajaran yang sangat berharga dalam kehidupan, yang pertama yaitu membaca dan yang kedua adalah menulis. Setelah manusia tumbuh dari masa kanak-kanak menuju remaja, kemudian kedewasaan akan menyelimutinya, mungkin manusia akan melupakan pelajaran yang berharga tersebut, tetapi 2 pelajaran tersebut tidak akan hilang ditelan masa walaupun mereka berusaha untuk melupakannya, pastilah mereka tidak akan sanggup melupakannya. Seperti pelajaran yang diberikan oleh Allah Subhana Wata’ala kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam melalui malaikat jibril yang tertuang dalam Al-Qur’an surat Al-Alaq yang merupakan wahyu pertama bagi Nabi Muhammad, dalam ayat pertama yang artinya “Bacalah”.

Tulisan adalah salah satu bentuk komunikasi antara manusia dengan lingkungan sekitar, bayangkan jika tidak ada tulisan? Manusia tidak akan mengenal pengetahuan, teknologi, pena, pensil, buku, tinta, sastra, dan yang paling terpenting manusia tidak akan mengenal tentang kehidupan seseorang, karena manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain, ibaratnya membaca adalah dasar untuk menulis, dan tulisan adalah buah dari pola pikir manusia. Saat manusia hanya mengetahui tentang membaca dan tidak pernah mengenal tulisan, maka setelah membaca, manusia cenderung akan lupa, maka dari itu tulisan sangat diperlukan dalam kehidupan untuk membantu manusia mengingat kembali apa yang dibaca, seperti petuah ”ikatlah ilmu itu dengan tulisan”. Dengan membaca, manusia akan mengetahui pengetahuan yang baru, dan dengan tulisan, manusia akan mengerti tentang pengetahuan yang baru dia baca.

Manusia telah mengenal tulisan sejak zaman purba, contohnya ditemukannya tulisan-tulisan yang terukir pada bebatuan, daun, kayu, dan pelepah kurma. Pada saat itu manusia masih belum mengenal pena. Pada tahun 1696 seorang kebangsaan Jerman, Daniel Schwenter membuat pena dengan ujung bulu. Pada tanggal 25 Mei 1827, penemu berkebangsaan Rumania, Petrache Poenaru menerima paten di Prancis untuk ciptaannya berupa pulpen pertama.

Lalu, siapakah penulis pertama didunia? Pada abad ke 19, seorang arkeolog amatir Inggris bernama Austen Henry Layard menemukan kepingan baru bertulis yang berkisah tentang raja Uruk dari Babilonia, bagian dari epik Gilgamesh. Pada kepingan ini tercatat nama Shin-eqi-unninni sebagai penulisnya. Kemudian juga ditemukan 12 keping batu bertulis berbahasa Akkadia di sisa reruntuhan perpustakaan Ashurbanipal of Assyria (yang berdiri antara 669-633 sebelum Masehi). Tulisan di batu itu menyebutkan nama Shin-eqi-unninni sebagai penulis dari epik Gilgamesh. Sementara Gilgamesh sendiri diyakini hidup di sekitar 2700 tahun sebelum Masehi. Dari temuan-temuan tersebut di yakini bahwa Shin-eqi-unninni adalah penulis pertama yang tercatat dalam sejarah.

Tetapi sebenarnya manusia pertama yang menjadi seorang penulis pertama adalah Nabi Idris Alaihissalam. Nabi Idris alaihissalam berada di urutan kedua, setelah Nabi Adam Alaihissalam. Tidak banyak memang literatur umum yang membahas tentang Nabi Idris Alaihissalam, dan mungkin juga belum banyak dari kita yang tahu kalau beliau-lah manusia pertama yang menulis dengan pena. Nabi Idris Alahissalam diakui oleh banyak ulama dan ahli tafsir, adalah seorang nabi yang memiliki banyak keistimewaan. Keistimewaan ini diantaranya adalah kemampuannya dalam menulis, menggambar, menjahit, menguasai ilmu perbintangan (astronomi), dan lain sebagainya.

Membuat sebuah tulisan memang tak semudah berbicara, dikarenakan sistem syaraf yang terbiasa berbicara dibandingkan dengan menulis, karena untuk menulis dibutuhkan sebuah pemikiran dengan cara berfikir, salah satu alasan yang sederhana mungkin tangan lebih jauh dengan otak dibandingkan dengan mulut, sehingga berbicara lebih mudah dibandingkan dengan menulis. Tulisan yang berkualitas adalah tulisan yang mempunyai kelengkapan atau syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk sebuah tulisan, misalnya: kerangka karangan, tema, judul, penokohan, gaya bahasa, dan lain-lain. Ada sebuah cerita tentang tulisan yang berkualitas antara pembicara dan audience, ceritanya sebagai berikut:

 

Pembicara : Menurut anda seperti apa tulisan yang berkualitas?

Audience 1: Tulisan yang berkualitas adalah tulisan yang berasal dari ungkapan perasaan yang

                    dituangkan kedalam tulisan, sehingga tulisan tersebut menjadi berkualitas.

Audience 2: Tulisan yang berkualitas adalah tulisan yang memenuhi syarat.

Audience 3: Tulisan yang berkualitas adalah tulisan yang dibuat oleh diri sendiri dan bukan

                     berasal dari buatan orang lain, dan juga bukan hasil jiplakan.

Pembicara: Salah semua !!!!!

Para audience kebingungan…. Lalu audience 1 membalikkan pertanyaan kepada pembicara

Audience 1: Jika jawaban kami salah semua, lalu bagaimana menurut anda tentang tulisan yang

                    berkualitas?

Dengan tersenyum dia menjawab….

Pembicara: Tulisan yang berkualitas adalah “Tulisan yang telah diselesaikan”.

Dari cerita diatas dapat kita ambil pelajaran yang berharga tentang tulisan, bahwa tulisan yang selengkap apapun, tulisan yang dapat membuat perasaan bergejolak sekalipun, jika tulisan tersebut tidak selesai, maka tulisan tersebut tidak akan berkualitas. Tulisan yang berkualitas adalah tulisan yang telah selesai, Ayo bersama-sama membuat tulisan yang berkualitas dengan menyelesaikan tulisan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s