AKU

Gambar

    Aku…. adalah kata yang terucap saat memanggil diri kita sendiri

Dahulu aku adalah seseorang yang tidak tahu apa-apa, “yang penting bisa senang”, itu kata-kataku dulu, dulu saat aku masih kanak-kanak, aku tidak mengerti artinya hidup, saat kanak-kanak tidak memikirkan apapun, bermain, bercanda, tertawa, menangis tanpa alasan apapun… saat masa puber, aku telah berkenalan dengan cinta, cinta yang semu, dan ketika impian menghampiriku, kutuliskan impianku dalam pikiranku, wahai ayah, ibu… setelah lulus dari sekolah tingkat pertama.. aku ingin menyongsong impianku yaitu melanjutkan sekolah ke MAN (Madrasah Aliyah Negeri), karena seorang siswa lulusan MTsN (Madrasah Tsanawiyah Negeri). Niat itu kini semakin menjadi-jadi, telah ku masukkan persyaratan untuk masuk MAN dalam amplop yang berwarna coklat, harapanku sangat dalam, sampai terbawa-bawa kwmanapun aku pergi, tetapi allah berkata lain, ibuku memang setuju anaknya melanjutkan ke MAN, tetapi ayah… ayah tidak setuju dengan itu dikarenakan dia ingin menyekolahkan aku ke luar kota agar kelak aku dapat mandiri, dia menyekolahkanku ke jurusan kimia, ya… nama sekolahku SMK Kimia PGRI Serang, dan kini aku hidup sendiri dalam pesantren salafi di daerah serang, memang menyenangkan bisa sekolah ke luar kota, tetapi kerinduanku pada seisi rumah tak akan tergantikan apapun. Saat itu… siang hari kulihat pemberian surat yang dibawakan oleh temanku dari ibuku yang sosoknya selalu krindukan, kulihat amplopnya, tak terasa mataku berkaca-kaca, lalu kubaca isinya, dan saat itulah mataku mengeluarkan isinya yang hanya dapat dikeluarkan pada saat-saat seperti ini. Kerinduanpun kini telah menyelimutiku, saat makan akupun menangis, menangis karena teringat biasanya dirumah keluargaku makan seadanya, tak seenak yang sekarang aku makan. Setelah 1 tahun di pesantren, aku berencana untuk indekost dekat sekolahku, setelah melewati masa-masa sulit di indekost selama 2 tahun, akhirnya aku kembali mendalami ilmu agama di pesantren yang berlainan, tetapi selama satu tahun keluar masuk di pesantren itu hanya ilmu-ilmu sosial yang kudapatkan. 4 tahun telah kujalani masa sekolah, dan kini aku akan bekerja “pikirku”…. Beberapa perusahaan telah memanggilku untuk proses wawancara, dan salah satu perusahaan akan menerimaku jika aku berkata “Ya”, tetapi kendalanya masih sama, ayahku yang tidak ingin aku bekerja, dia ingin aku melanjutkan sekolahku. Lalu akhirnya kucari-cari universitas yang jurusannya sama denganku, dan kini kutemukan nama universitasnya Akademi Kimia Analisis Bogor. Untuk masuk AKA bisa mengikuti jalur PMDK atau ujian tulis, aku mendaftar ke AKA melalui jalur PMDK, kutunggu pengumumannya, dan akhirnya aku lulus dari jalur itu, walau sebelumnya yahku sudah pesimis bahwa aku tidak mungkin masuk ke AKA, tetapi Allah berkata lain.

Di AKA kutemukan hidupku, kutemukan diriku, kutemukan kebebasanku, kutemukan impianku, kutemukan alasanku hidup, kutemukan kepercayaan diriku, kutemukan hatiku, kutemukan cintaku, kutemukan mereka, dan yang terpenting telah kutemukan engkau, engkau yang selama ini selalu aku lupakan, engkau yang selama ini selalu berada didekatku, engaku yang selalu memperhatikan kebutuhanku, engaku yang selalu menjagaku dihari-hariku, engkau yang selalu menghiburku, engkau yang selalu menerimaku, saat aku lupapun kau selalu menyanyangi, maafkanlah aku, maafkan aku yang selalu berdosa kepadamu, aku pastilah tidak akan bisa membalasmu wahai yang menghidupkan dan mematikanku…. aku rindu padamu….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s